• Agen Property Akan Jadi “Ujung Tombak” Para Developer

  • Jumat 19 Oktober 2018, 17:52 WIB
  • Meski ada beberapa kalangan yang memprediksi kehancuran Indonesia di masa mendatang, tapi sejumlah pelaku bisnis dan ekonomi di Indonesia nampaknya masih optimistis dengan kondisi perekonomian negara kesatuan ini. Buktinya, sebuah hasil menggembirakan bagi perkembangan perekonomian Indonesia dilansir PriceWaterhouse Cooper (PwC) baru-baru ini.

    Lembaga audit internasional ini menyebutkan posisi ekonomi Indonesia bakal menempati peringkat kelima dunia pada 2030 dengan estimasi nilai Produk Domestik Bruto ( PDB) sebesar 5,424 miliar dollar Amerika Serikat (AS). Sementara pada 2050, Indonesia bisa jauh lebih baik lagi karena posisinya bisa merangsek sampai empat besar dunia, dengan perkiraan nilai PDB mencapai 10,502 miliar dollar.

    Lalu apa dampaknya dengan estimasi-estimasi tadi, tentu ini akan menggairahkan perekonomian secara keseluruhan tak terkecuali sektor property. Dengan adanya perkembangan ekonomi ini, membuat sektor property bisa menjadi primadona ekonomi nasional. Itu sebabnya para pengembang (developer) di tanah air terus berinovasi dalam masalah pemasaran produknya.

    Bahkan banyak kalangan yang memprediksi bahwa untuk meningkatkan pemasaran produknya, maka para developer akan menggandeng para broker atau agen-agen property. Dan diprediksi tahun 2018 ini merupakan titik awal makin diminatinya agen-agen ini sebagai ujung tombak penjualan sektor property Indonesia.

    Ketua DPD Asosiasi Realestat Broker Indonesia (Arebi) DKI Jakarta, Clement Francis menuturkan hampir semua developer di Jakarta dan sekitarnya saat ini menggunakan jasa broker property dalam memasarkan produknya. Hal ini karena agen property biasanya melengkapi diri dengan database pembeli dan investor yang tidak dimiliki developer.

    Maka Clement menambahkan oleh karena mulai munculnya kepercayaan developer tersebut, maka setiap broker atau perusahaan property agent dituntut untuk terus meningkatkan kualitas dan jaringan pemasarannya. Terkait kondisi bisnis broker di tengah tahun politik, Clement mengatakan kondisi politik tak banyak memengaruhi selagi keamanan stabil. Dia meyakini masyarakat Indonesia sudah cukup dewasa menghadapi situasi politik di tanah air.

    Tampaknya, apa yang diungkapkan Clement Francis ini bukanlah isapan jempol belaka. Karena kita tak sekadar agen-agen property lokal yang tertarik memasarkan produk-produk para developer, tapi mereka kini juga harus bersaing dengan agen property internasional seperti RE/Max dan Keller Williams sebagai duo agen property yang kemampuannya sudah mendunia. Bahkan tak hanya dua ini saja, Indonesia juga mulai dirambah oleh agen property dunia lainnya, yakni Leading Real Estate yang digandeng agen property lokal KR Property.

    Executive Vice President Global Operation Leading Real Estate Chris Dietz menyebutkan bahwa kehadiran mereka meramaikan pasar property Indonesia karena negara ini punya potensi sebagai salah satu pasar dengan pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia bersama China dan India. Bahkan dia mengakui bahwa pertumbuhan kelas menengahnya luar biasa pesat dengan daya beli yang tak kalah tinggi dibanding negara-negara lainnya.

    Dan untuk bersaing dengan agen propertu lain, Leading Real Estate mengklaim bahwa mereka akan menginvestasikan sektor teknologi untuk menunjang manajemen transaksi yang transparan, pelatihan profesionalisme, etika bisnis, serta jaringan internasional. Dia berkeyakinan dengan mengandeng KR Property mereka bisa merebut pasar Indonesia di masa mendatang.

    Jadi memang nampaknya, agen-agen property seperti inilah yang akan menjadi ujung tombak pemasaran para developer. Dan secara perlahan namun pasti, gaya marketing lama yang selama ini menjadi andalan para pengembang akan mulai ditinggalkan. Kita tunggu saja, waktu yang akan membuktikan. (w2/dari berbagai sumber)


Frekuensi Bahasa yang Menjual Dalam Berjualan Properti
2018 Tahun Properti Milenials ?
Tips Membeli Hunian Bersubsidi
  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Kontak
  • FAQ
  • Kebijakan & Privasi
  • DOWNLOAD STAR HOME APPS