• Analisa Pasar Saham & Investasi disaat pandemi COVID 19 oleh Hans Kwee

  • Rabu 03 Juni 2020, 01:06 WIB
  • Hans Kwee, CSA, CIB, CPM, PFM, CFFA ( Direktur PT Anugerah Mega Investama dan Dosen FEB Trisakti dan MET Atmajaya )

    USA,China dan Hongkong

    Pasar saham dunia mencermati ketegagan Amerika Serikat dengan China menyusul Kongres Rakyat Nasional China menyetujui RUU keamanan nasional untuk Hong Kong. Pekan lalu Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan bahwa orang-orang di Hong Kong geram pada apa yang telah dilakukan Tiongkok dalam beberapa hari, minggu dan bulan terakhir. China dianggap tidak berperilaku baik dan mereka kehilangan kepercayaan dari seluruh dunia Barat. Pernyataan negative juga datang dari Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo yang mengatakan kepada Kongres, bahwa Hong Kong tidak lagi otonom dari China, memunculkan pertanyaan tentang hubungan perdagangan yang menguntungkan Hongkong yang merupakan kawasan administratif khusus itu dengan Amerika, serta membuka kemungkinan sanksi terhadap pejabat China.

    Bloomberg News dalam laporannya mengatakan Amerika Serikat sedang mempertimbangkan sanksi terhadap perusahaan dan pejabat China atas situasi yang terjadi di Hong Kong. Presiden Donald Trump mengatakan akan membuat pengumuman tentang tanggapan pemerintah terhadap tindakan China pada akhir pekan ini. Tiongkok memperingatkan akan melakukan tindakan balasan, dan menambahkan bahwa sebuah RUU AS yang mengusulkan sanksi bagi para pejabat China atas perlakuan mereka terhadap minoritas Uighur sangat mengganggu urusan internalnya. Ketegangan antara USA dan China terlihat meningkat trkait RUU keamanan nasional di Hong Kong, konflik dagang, saling tuduh virus covid 19 dan konflik di Laut China Selatan. Pelaku pasar khawatir tanggapan AS akan semakin merusak hubungan China-USA dan mengaburkan prospek pemulihan ekonomi dari kemerosotan yang disebabkan oleh coronavirus.

    Beberapa kali pasar merespon negative potensi perang digin kedua Negara semenjak pembahasan RUU sampai pengesahanannya. RUU ini dianggap membypass legislatif Hong Kong, meningkatkan kekhawatiran berakhirnya prinsip "satu negara, dua sistem" di Hong Kong. Ini akan menghilangkan kebebasan tambahan Hongkong yang tidak dimiliki China daratan. Trump mengatakan dia akan mengambil tindakan untuk pencabutan perlakuan khusus terhadap warga Hong Kong. Hongkong tidak akan menerima perlakuan keistimewaan tariff, orang Hongkong tidak bisa besar masuk Amerika, dan tidak ada dwi kewarganegaraan. Presiden USA Donald Trump mengisyaratkan tidak ada perubahan kesepakatan perdagangan dengan China meskipun tensi kedua negara meningkat. Amerika tidak akan menarik diri dari perjanjian perdagangan fase satu yang telah dicapai dengan China awal tahun ini. Hal ini meredakan kekawatiran pelaku pasar keuangan. 

     

    Rotasi Saham dan Data Ekonomi Amerika

    Rotasi terjadi di pasar saham Amerika Serikat. Sejumlah saham yang selama ini diuntungkan karena orang tetap di rumah karena di lepas oleh pelaku pasar. Zoom Video, Shopify, Amazon dan Teladoc Health mengalami tekanan mulai dari tengah pekan. Sedangkan saham maskapai penerbangan, hotel dan bisnis lain yang terpukul selama pandemi covid 19 mulai bergerak menguat. Pelaku pasar mendapatkan sentiment positif dari pengumuman rencana Disney untuk membuka kembali taman hiburannya di Florida, dan keputusan Gubernur Nevada untuk membuka kasino di Las Vegas dengan pembatasan.

    Beberapa data ekonomi Amerika Serikat menunjukan perbaikan. Rilis data menunjukan 2,1 juta warga AS mengajukan tunjangan pengangguran memang melebihi perkiraan  Dow Jones  sebanyak  2,05 juta tetapi mengalami penurunan dari pekan sebelumnya 323.000. Laju pengajuan tunjangan pengguran baru terus menurun dari pekan-pekan sebelumnya. Angka ini mengisyaratkan kerusakan ekonomi yang terburuk akibat pandemi virus korona baru mungkin sudah berlalu. Survei Conference Board tentang tingkat kepercayaan konsumen AS naik ke posisi 86,6 di Mei dari 85,7 di bulan April. Konsensus Ekonom yang disurvei Dow Jones  menperkirakan kepercayaan konsumen 82,3 pada Mei. CEO JPMorgan Chase, Jamie Dimon mengatakan konsumen Amerika dalam kondisi yang relatif "baik" mengingat terjadi lonjakan pengangguran. Data penjualan rumah baru sepanjang April juga meningkat ke 623.000 dan ini  mengalahkan perkiraan analis di angka 490.000.

    Vaksin Covid 19

    Perlombaan menemukan vaksin Covid 19 menjadi sentiment positif pasar pekan ini. Perusahaan bioteknologi Amerika, Novavax memulai studi pada manusia pertama untuk eksperimen vaksin virus korona barunya. Perusahaan bioteknologi Novavax mengumumkan sudah mendaftarkan peserta pertama untuk uji coba pertama kandidat vaksin virus korona baru. Pabrikan obat Amerika, Merck mengatakan berencana bekerja bersama organisasi penelitian ilmiah nirlaba IAVI guna mengembangkan vaksin virus Covid 19. Sebelumnya Moderna melaporkan perkembangan positif dalam uji coba vaksinnya di mana semua 45 peserta uji coba vaksin telah mengembangkan antibodi virus korona baru. Reuters mengutip para ilmuwan yang memimpin program tersebut, perusahaan sedang berupaya melakukan pengetesan pada 100.000 sukarelawan untuk menguji kandidat vaksin covid 19 ini. Moderna memperkirakan hasil awal pada respons untuk keamanan dan kekebalan baru ada pada Juli.

     

    Kawasan Eropa

    Rekasi positif pelaku pasar tunjukan atas pernyataan Komisi Eropa mengenai rencana dana pemulihan 750 miliar euro (USD826,5 miliar). Kawasan Eropa sedang menghadapi krisis ekonomi terburuk sejak 1930-an sehingga stimulus sangat penting bagi perekonomian. Sebelumnya Jerman dan Prancis pekan lalu, mengusulkan untuk meningkatkan utang bersama dalam upaya mendukung pemulihan ekonomi kawasan tersebut dari krisis virus korona baru.

    Dari kawawasan Eropa di laporan Spanyol dan Jerman akan mulai melonggarkan pembatasan perjalanan. Spanyol mengaktifkan kembali kota Madrid dan mengijinkan wisatawan asing untuk berkunjung mulai Juli dan Inggris akan membuka lagi ribuan pusat perbelanjaan pada bulan depan. Pada hari Minggu gereja-gereja di Prancis mengadakan misa pertama, setelah pemerintah mengizinkan rumah ibadat untuk dibuka kembali. Pelongaran pembatasan di Prancis di mulai sejak 11 Mei sebagai bagian dari fase pembukaan kembali. Fase 2 dijadwalkan mulai 2 Juni akan memungkinkan kafe dan bar di "zona hijau" yang risiko rendah dibuka kembali. Pembukaan kembali aktifikat di Jerman sudah dimulai sejak pekan pertama Mei. Saat ini semua toko diizinkan beroperasi kembali. Inggris akan membuka kembali beberapa bisnis pada 1 Juni mendatang. PM Shinzo Abe pada awal pekan ini mengumumkan mengakhiri kondisi darurat nasional di Jepang.

    Pasar Keuangan Indonesia

    Sentimen pasar saham dari dalam negeri datang dari rencana kebijakan new normal. Kebijakan ini dilakukan dengan tujuan untuk menggerakkan roda perekonomian yang melambat selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2020 tercatat mengalami penurunan. Rencana new normal diperkirakan dimulai dengan membuka sektor usaha yang memiliki risiko kesehatan minim tetapi memiliki manfaat ekonomi yang tinggi. UMKM atau pertokoan dinilai paling cocok untuk dibuka pada awal Juni. Pemilihan sektor UMKM untuk dibuka kembali tersebut berdasarkan pada data yang menunjukkan bahwa UMKM telah berkontribusi terhadap 60 persen ekonomi nasional. UMKM juga menyerap 57 persen tenaga kerja atau sekitar 74 juta jiwa sehingga diharapkan mampu menaikkan roda ekonomi nasional.

    Pernyataan Donald Trump di akhir pekan yang positif dan rencana pelongaran PSBB akan menjadi katalis positef di awal pekan. Kami perkirakan IHSG berpeluang menguat diawal pekan dan rawan aksi profit taking di akhir pekan. IHSG berpotensi konsolidasi menguat di pekan ini dengan support di level 4700 sampai 4541 dan resistance di level 4800 sampai 4975.


Punya Info Properti, Dapat Jutaan
Star Home dan Star Sales memasuki Era Digital 4.0
Skandinavia, Apartemen Full Furnished Sekelas Hotel
  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Kontak
  • FAQ
  • Kebijakan & Privasi
  • DOWNLOAD STAR HOME APPS