• Aspek Hukum dalam Berjualan Properti, Solusi Resiko Penjualan Properti

  • Selasa 15 September 2020, 01:16 WIB
  • (Jakarta – Star Sales Indonesia) Berjualan properti tentunya berbeda dengan berjualan komoditas lain karena menyangkut nilai yang besar. Dikarenakan nilai yang besar, aspek hukum (legalitas) menjadi sangat penting untuk dipelajari sebelum bertransaksi properti untuk menghindari potensi kerugian. Dalam berjualan properti tidak sedikit broker dihadapkan dengan permasalahan hukum karena kurangnya antisipasi terhadap aspek hukum.

    Untuk meningkatkan pengetahuan para sales/broker dalam aspek hukum penjualan properti, Star Sales Indonesia mengadakan webinar pada hari Jumat tanggal 11 September 2020 membahas aspek hukum dalam berjualan properti dengan Erwin Kallo sebagai pembicara. Dengan adanya webinar ini diharapkan para broker/sales dapat memahami legalitas penjualan properti lebih mendalam sehingga terhindar dari resiko-resiko yang tidak diinginkan.

    Menurut Erwin Kallo, pemahaman aspek hukum dari produk yang akan dijual merupakan bagian dari pengetahuan produk yang harus dipahami secara menyeluruh oleh broker sebelum melakukan penjualan. Hal ini dikarenakan 70% pertanyaan dari konsumen sebelum membeli properti menyangkut aspek hukum seperti: unsur-unsur persengketaan lahan, sertifikat lahan, akta jual beli, dan sebagainya.

    Menimbang konsumen memiliki pertanyaan yang lebih banyak mengarah kepada legalitas unit properti yang akan dibeli, hal ini mengisyaratkan bahwa aspek hukum menjadi indikator kepercayaan konsumen terhadap broker sebagai perantara. Maka dari hal tersebut seorang broker harus mampu mendapatkan kepercayaan dari konsumen dengan memberikan kejelasan legalitas unit properti yang akan dibeli oleh konsumen. 

    Selain meningkatkan kepercayaan, memiliki pengetahuan aspek hukum dari properti yang akan dijual juga memberikan Anda pemahaman legal standing Anda sebagai broker dalam transaksi jual-beli properti. Bagi seorang broker, pemahaman terhadap legal standing sangat penting untuk mengantisipasi permasalahan hukum yang dapat terjadi pada proses jual-beli properti, karena Anda sebagai broker dapat dilibatkan apabila dalam proses jual-beli properti terdapat unsur penipuan atau permasalahan legalitas.

    Dengan resiko hukum pidana, Erwin Kallo menyarankan broker/sales lebih baik pempelajari aspek-aspek dasar pada properti yang akan dijual. Hal ini mencakup pemahaman terhadap unsur-unsur kepemilikan, kepastian objek (apakah surat dengan objek sesuai di lokasi?), kepastian subjek (siapakah yang berwenang? siapakah subjek yang tertera pada sertifikat/kuasa? jika ada kuasa, apakah hak yang ia miliki, apakah menjual atau menerima uang?), hak penjual (surat waris, surat hak milik), dan sebagainya.

    Selain itu seorang broker juga harus jeli dalam melihat potensi pemalsuan surat. Karena menurut Erwin Kallo, salah satu permasalahan besar terhadap industri properti tanah air adalah keberadaan mafia properti. Dengan adanya ancaman ini, seorang broker diharapkan dapat memastikan keaslian bukti kepemilikan maupun dalam bentuk surat atau fisik. Untuk keasilan  bukti kepemilikan dalam bentuk surat dapat dibuktikan melalui pengecekan di kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional).

    Demikian alasan mengapa pemahaman terhadap aspek hukum dalam berjualan properti menjadi pengetahuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap broker agar terhindar dari resiko yang tidak di inginkan. Konten webinar dapat diakses dengan menghubungi tim kami melalui Instagram @starsalesid.


South Quarter, Hunian dengan Konsep Tropical
Tips dan Strategi Menjual Properti di Masa Pandemi
5 Alasan Mengapa Pasangan Muda Lebih Memilih Tinggal Di Apartemen
  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Kontak
  • FAQ
  • Kebijakan & Privasi
  • DOWNLOAD STAR HOME APPS