• Kiat Membeli Apartemen bagi Pasangan Muda

  • Kamis 26 Juli 2018, 14:12 WIB
  • Salah satu masalah yang dihadapi oleh pasangan muda ketika baru menikah adalah mau tinggal di mana? Terkadang perselisihan bisa muncul hanya gara-gara rumah tinggal. Biasanya seorang pria akan merasa gengsi kalau harus tinggal di “perumahan mertua indah” alias hidup nebeng di rumah mertua. Mau dibawa kemana harga dirinya, begitu biasanya pria-pria berpikir.

    Bagaimana dengan wanita? Masalah yang sama juga bisa muncul. Perempuan biasa akan merasa kesal dengan perlakuan ibu mertua dan punya obsesi untuk mengatur rumahnya sendiri. Maka dua masalah inilah yang harus dipecahkan.

    Kalau pilihannya kemudian pisah dari orang tua, maka sejumlah masalah baru akan muncul. Seperti mau beli atau ngontrak? Rumah biasa atau apartemen? Lokasinya dekat rumah orang tua laki-laki atau perempuan? Semua ini idealnya bisa dibicarakan jauh-jauh hari sebelum pernikahan, sehingga setelah menikah tinggal menempati rumah baru saja.

    Di zaman milenial ini, pasangan muda biasanya lebih memilih tinggal di apartemen, dibandingkan harus tinggal di rumah biasa. Alasannya hanya untuk praktis, apalagi kalau keduanya sama-sama bekerja. Tentu faktor kepraktisan yang jadi alternatif. Sebab banyak juga apartemen yang sudah menyiapkan bonus furniture di dalamnya. Berikut adalah beberapa kiat memilih apartemen bagi para pasangan muda.

    Dalam memilih sebuah apartemen, alasan yang paling utama harusnya adalah sesuaikan dengan kebutuhan pasangan. Jadi idealnya apartemen yang mana, lokasinya dimana dan konsepnya seperti apa harus dibicarakan bersama agar tidak ada masalah di kemudian hari. Cape kan kalau Anda dan pasangan harus saling menyalahkan di kemudian hari terkait dengan apartemen yang Anda beli.

    Berdasarkan kebutuhan itulah, bisa memilih aparteman lengkap dengan fasilitas yang ditawarkan pengelola. Misalkan Apartemen yang akan Anda beli menawarkan fasilitas kolam renang, tempat fitnes dan sebagainya, padahal Anda tak memerlukannya, maka itu berarti apartemen itu tidak sesuai dengan kebutuhan Anda. Begitu juga bila Anda memilih apartemen tipe studio padahal pasangan Anda merasa belum membutuhkan ruang lebih luas sebagai hunian tinggal. Jadi pastikan saja fungsi apartemen sesuai dengan kebutuhan Anda, kecuali alasannya memang untuk investasi saja.

    Alasan kedua adalah memertimbangan lokasi. Jika Anda dan pasangan membutuhkan akses menuju kantor atau dekat dengan orang tua maka agar waktu tidak banyak terbuang di perjalanan ada baiknya Anda mempertimbangkan lokasi apartemen itu berdiri. Atau paling tidak di dekat lokasi apartemen itu dijangkau oleh fasilitas KRL, LRT atau busway sehingga walaupun letaknya agak jauh dari tempat Anda bekerja Anda tetap akan terbebas dari kemacetan.

    Selanjutnya Anda dan pasangan harus juga memerhatikan masalah fasilitas yang diberikan misalnya sarana olahraga, pusat perbelanjaan, fasilitas parkir murah dan terjangkau fasilitas transportasi massal.   Hal ini agar Anda dan pasangan bisa menikmati waktu bersama yang lebih berkualitas. Kalau semua fasilitas ada di sekitar Anda, maka Anda tak perlu pergi jauh dan Anda bisa menghabiskan waktu secara privasi di apartemen Anda.

    Perhatikan juga soal harga. Ada kalanya memerhatikan soal harga juga sangatlah penting. Bukan bicara soal mampu membayar atau bukan. Tapi coba pikirkan betul masalah anggaran ini ketika memilih apartemen. Misalnya, ada sebuah apartemen mewah dengan di lokasi yang Anda inginkan namun Anda harus mencicil dalam jangka waktu 10 tahun, namun tak jauh dari lokasi dengan fasilitas yang hampir serupa Anda bisa mendapatkan apartemen dengan harga lebih terjangkau. Maka sebaiknya sebelum memutuskan membeli sebuah apartemen, Anda harus perlu mencari-cari informasi di koran, majalah ataupun internet. Sekarang informasi mengenai perbandingan harga dan fasilitas bisa dengan mudah Anda temukan.

    Ingat bahwa yang namanya marketing akan selalu bicara bahwa produk mereka adalah produk unggulan dan mengatakan unit apartemen yang mereka tawarkan sangat ideal bagi kebutuhan Anda. Maka jangan langsung percaya dengan hal itu, sebaiknya diskusikan dengan pasangan, keluarga, teman atau orang yang lebih mengerti masalah property. Jangan lupa dengan pepatah orang tua “teliti sebelum membeli” tatkala hendak bertransaksi.

    Yang tak kalah penting adalah manfaatkan promo. Adakala orang jika hendak membeli sebuah barang selalu dipengaruhi oleh “nafsunya”. Padahal mungkin saja dengan sejumlah uang yang dia keluarkan, dia bisa mendapatkan barang yang jauh lebih bagus. Begitu juga dengan masalah pembelian apartemen ini. Kita harus “pintar-pintar” memanfaatkan promo yang diadakan pengembang dalam cara pameran-pameran. Pasangan muda yang sedang mencari-cari apartemen harus benar-benar bisa memanfaatkan promo berupa potongan harga atau potongan uang muka ataupun bonus-bonus yang ditawarkan.

    Biasanya apartemen yang baru selesai dibangun akan banyak mengadakan promo dengan berbagai tawaran menarik agar konsumen tertarik membeli unit apartemennya. Maka dengan rajin mendatangi pameran atau cari-cari informasi lewat google atau situs-situs properti, maka bukan mustahil Anda mendapatkan promo yang menarik. (w2)

     


Punya Info Properti, Dapat Jutaan
Jualan Property Online Vs Pemasaran Konvensional
Developer Apartemen Tifolia, Ciri Pengembang Nakal? Tentu Tidak!
  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Kontak
  • FAQ
  • Kebijakan & Privasi
  • DOWNLOAD STAR HOME APPS